


| Asta Tinggi |
|
|
|
| Written by Lintu Tulistyantoro | |
| Monday, 06 October 2008 | |
Komplek Makam Asta Tinggi Sebagai Bukti Kekayaan Budaya MaduraAbstrakMadura adalah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki kekayaan dan keragaman budaya yang sangat komplek. Berbeda dengan masyarakat Jawa pada umumnya, masyarakat Madura memiliki latar belakang primordial yang berbeda. Masyarakatnya yang termasuk dalam kelompok Ladang dan Maritim1, memiliki karakter yang terbuka. Bahkan budaya asing yang dianggapnya cocok dengan dirinya akan dianggap sebagai miliknya. Akibatnya dapat diamati bahwa pengaruh budaya luar menjadi bagian dari budaya lokal yang ada. Beberapa budaya dapat dilihat melalui karya karya dalam banyak bidang. Kuliner, mode, bahasa, arsitektur bahkan sampai kepada ragam hias yang digunakan. Dalam bidang arsitektur misalnya, bentuk bangunan rumahnya menghadirkan bentuk bentuk asing. Budaya Eropa, Arab, China dan Jawa menjadi satu kekayaan yang tidak terpisahkan2. Komplek makam raja raja Sumenep di Asta Tinggi Sumenep, juga sangat menarik untuk ditelusuri keragaman kekayaan budaya asing di Madura. Makam ini dibangun pada masa budaya yang berbeda. seperti misalnya hadir budaya Madura dalam ornamen rana makam tertua. Hadirnya ragam China di makam berikutnya menunjukkan kekayaan yang sangat luar biasa terhadap pengaruh China dalam bangunan ini. Selain itu faktor Eropa dan Arab juga hadir dengan jelas dalam arsitektur pintu gerbang dan cungkup makamnya. Perkembangan selanjutnya dengan hadirnya artefak tersebut, memungkinkan penelusuran kembali proses pertemuan tersebut. Faktor penguasa misalnya, adalah salah satu penentu proses terjadinya pertemuan budaya tersebut. Sejarah sendiri membuktikan bahwa faktor penguasa memiliki andil yang besar dalam proses pertemuan budaya tersebut. Komplek makam Asta Tinggi adalah satu fakta yang membuktikan adanya pertemuan budaya yang sangat kuat antara budaya lokal, Jawa, China, Eropa dan Arab. Selain faktor penguasa, faktor budaya asal masyarakatnya ternyata juga merupakan faktor penentu dalam proses ini. Masyarakat Madura yang Ladang–Maritim dengan karakter yang sangat terbuka, memungkinkan adanya pertemuan banyak budaya dalam bentuk yang sangat vulgar. Masing masing budaya hadir sesuai dengan karakter dasar pemikiran dan identitasnya. Adaptasi terhadap tampilan pada prinsipnya adalah tampilan secara visual saja. namun esensi dan nilai yang dikandungnya tidak mengalami perubahan yang berarti. Kata kunci: Pertemuan Budaya, Makam Asta Tinggi, Madura |
|
| Last Updated ( Wednesday, 08 October 2008 ) |
| < Prev | Next > |
|---|